Oleh: Atabiya Radhwa Sagena Hasyim

Stress itu manusiawi. Manusia banyak kurangnya, pasti banyak pula emosinya.

Bosen di pondok, nggak betah, sedih terus, tugas pelajaran numpuk, pokoknya banyak pikirannya dan jadinya stres. Itu wajar banget, apalagi kita selaku santri pasti tekanannya dari berbagai arah. Karena stres, banyak pikiran malah berjuang melanggar, melanggar karena nggak ngerjain tugas, nakal, kabur dari masalah, bukannya bebas malah bikin tambah stres.

Kalau ala santri lagi stres, tentunya melakukan berbagai cara buat refreshing diri. Pikiran dan badan juga butuh di-refresh,nggak cuma laptop. Di-refresh biar nggak mikirin masalah dulu, direnungin dulu lewat shalat dan doa. Shalat biar menenangkan hati, doa buat cerita sama Allah, curahkan isi hati kita, dan berdzikir. Ada ayat Qur’an surah Ar-Ra’d ayat 28 menjelaskan:

ألا بذكر الله تطمئن القلب
artinya dengan mengingat Allah akan menjadi tenang.

Dalam bukunya, Ahmad Rifa’i Rif’an yang berjudul Generasi Emas, refreshing bisa jadi solusi terhadap produktivitas hidup kita. Mengistirahatkan diri dari kepenatan belajar dan bekerja bisa mendatangkan manfaat yang sangat besar bagi kita.

Jadi manusia itu jangan kayak sponge, bisa jadi kita juga stres gara-gara kebanyakan nyerap informasi-informasi sekitar kita, mau good or bad vibes, harus diperas juga, harus dikeluarkan emosinya,biar nggak jadi penyakit. Kita dianjurkan buat cerita sama teman kita yang terpercaya, yang saranin dengan baik, bukan yang malah tambahin drama.