Samarinda – Bicara uang di kalangan remaja bukan selalu tentang berapa banyak yang dimiliki atau dibelanjakan. Dibalik kebiasaan membeli sesuatu, keinginan untuk fomo dalam membeli sesuatu, hingga kekhawatiran untuk tidak bisa jajan yang lebih menjadi perhatian yang cukup menarik bagi kami.

Berangkat dari hal tersebut, mahasiswa Kelompok 126 KKN/PLP-AM ke-52 FKIP Universitas Mulawarman mengadakan kegiatan Sosialisasi Financial Anxiety yang dibawakan oleh Ava Putri Aurora seorang mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP Unmul untuk santri putri di Kampus 2 Batu Besaung SMA Istiqamah Muhammadiyah Samarinda, pada Jumat, 18 September 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi para santri untuk mengenal lebih dekat apa itu financial anxiety, bagaimana mengenalinya, serta bagaimana membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat sejak usia sekolah.

Rasa khawatir mengenai uang dalam kehidupan sehari-hari dapat muncul dalam berbagai bentuk. Mulai dari takut kehabisan uang saku, merasa bersalah setelah membeli sesuatu, khawatir tidak mampu memenuhi kebutuhan, hingga memikirkan kondisi keuangan di masa depan. Melalui sosialisasi ini, mahasiswa Kelompok 126 mengajak para santri putri untuk mengenali bahwa persoalan finansial tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengatur uang, tetapi juga dapat berkaitan dengan pikiran, perasaan, dan kebiasaan seseorang.

Penyampaian yang ringan dan dekat dengan kehidupan remaja, materi financial anxiety dikemas agar mudah dipahami. Para santri diajak untuk melihat kembali kebiasaan mereka dalam menggunakan uang, membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta memahami pentingnya membuat keputusan finansial secara lebih bijak. Bukan sekadar duduk mendengarkan materi, kegiatan berlangsung dengan suasana yang hangat dan interaktif. Para santri terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Senyum, tawa, dan interaksi yang terbangun membuat pembahasan mengenai keuangan terasa lebih ringan dan menyenangkan.

Pesan sederhana yang ingin dibawa pulang dari kegiatan ini adalah:

“Dompet aman, hati tenang.”

Sebab, membangun kesehatan finansial tidak harus menunggu dewasa. Kebiasaan kecil seperti membedakan kebutuhan dan keinginan, membuat anggaran sederhana, serta belajar menabung dapat menjadi langkah awal untuk mempersiapkan masa depan dengan lebih tenang.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa SMA Istiqamah Muhammadiyah Samarinda semakin sadar bahwa literasi finansial bukan sekadar tentang angka dan uang, tetapi juga tentang bagaimana menjaga kesejahteraan diri dan mengambil keputusan dengan bijak.

Dari kebiasaan kecil hari ini, menuju masa depan yang lebih siap dan tenang ❤️,

Oleh : Ava Putri Aurora (Prodi Pendidikan Ekonomi Akt 23)